Akulah Sang Gelap

Akulah sang kegelapan,
yang dilihat mengerikan.
Akulah sang bayangan,
yang tak pernah dihiraukan.
Akulah langit malam,
yang disalahkan ketika api padam.

Tak lihatkah aku di tepi lain prasangka?

Akulah sang gelap,
di balik cahaya tidurmu lelap.
Akulah sang bayang,
di balik rindang dalam terik siang.
Akulah sang malam,
selimut bulan yang temaram.

Iklan

Jati Diri

Dulu tidak peduli,
dulu tidak mau terkendali,
inginnya jalan sendiri.

Sekarang meratapi diri,
ternyata dulu hanya belum mengerti.
Bahwa berjalan perlu kendali,
agar sampai tempat yang pasti,
walau banyak duri,
dan marah menghampiri.

Sabar saja wahai diri,
sampai jarum detik tak ingat lagi,
untuk apa ia berlari.

Kesepian

Kesepian itu bukan duduk sendiri di sudut kamar,
bukan juga terdiam senyap dalam ramainya pasar,
bukan juga berjalan sendiri di bawah hujan besar.

Tapi,
kesepian itu adalah duduk sendiri tanpa berdzikir,
kesepian itu adalah terdiam senyap tanpa berpikir,
kesepian itu adalah tanpa syukur atas air hujan yang mengalir.

Maka,
kesepian yang paling dalam itu adalah ketiadaan Illah dalam hati dan pikiran,
kesepian yang paling nyata itu adalah ketiadaan rasa syukur pada tiap kejadian.

Selamat Datang dan Selamat Jalan!

Selamat datang kawan! Selamat datang di sebuah jalan bernama kehidupan!

Inilah jalan yang haraus kau -kita- tempuh ketika dirimu menginjak akil baligh. Yah, memang sebenarnya beberapa orang sudah menjalaninya lebih dulu -kau tahu- bahkan beberapa orang sudah menjalaninya sejak lahir.

Aku termasuk mereka yang duluan. Yah, tapi tidak seistimewa mereka, yang lebih dulu, maupun sepertimu, kawan, yang datang sesudahku. Baiklah, ijinkanlah aku memperkenalmu pada jalan ini. Sekali lagi, bukan apa-apa, ini hanya karena aku datang lebih dulu darimu. Kau tahu, kau pun harus melakukan ini -memeperkenalkan jalan- pada para pendatang sesudahmu, maka ingatlah saran dari teman barumu yang bersahaja ini.

Lihatlah jalan ini kawan! Jalan lebar yang penuh batu dan kabut debu. Di ujung jalan, ya lihatlah ke atas! Dapat kau lihat puncak sebuah gunung. Di gunung itu terdapat sebuah harta bernama impian. Itu, itulah tujuanmu, tujuan kita!
Baca lebih lanjut